Ini baru saja saya alami setelah semalem pulang dari rumah sodara pas cuara rintik2 gerimis..

Kepala kita sering terasa pusing terkena air hujan. Selain bisa mengganggu aktivitas, sakit kepala tersebut tentu mengundang pertanyaan. Mengapa bila terkena air hujan kepala bisa pusing? Dan bagaimana mengatasi hal tersebut?

Agar sang sakit kepala tidak hadir usai harus berhujan ria, marilah kita cermati uraian-uraian di bawah ini.

1. Terpaan air hujan di kepala kita, menurunkan suhu di bagian tubuh paling atas tersebut. Maka, kepala terasa lebih dingin ketimbang bagian tubuh lain. Dan sakit kepala pun terasa.

Sementara, tatkala seseorang berolah raga sembari berhujan ria—semisal main sepak bola di kala hujan mendera—justru kepala tidak terasa pusing. Hal ini karena tubuh yang aktif bergerak mengeluarkan energi yang memanaskan tubuh.

Suhu dingin gara-gara air hujan dengan demikian raib oleh energi tersebut.

2. Kadang-kadang, ada anak-anak yang mendapatkan sakit kepala saat suhu lembap di musim hujan—tanpa terkena air hujan. Apa penyebab hal ini?

Penelitian para ahli menunjukkan bahwa di cuaca lembap kala musim hujan, kekebalan tubuh berkurang. Dan lanjutan dari hal ini, sang anak terdera sakit kepala.

3. Sering, akibat lanjutan dari kehujanan tidak sekadar sakit kepala. Namun, seseorang pun bisa dihajar oleh influenza, oleh demam. Apa ya penyebab hal ini?

Begini, begitu terkena air hujan, udara dingin lengket di bagian luar tubuh. Hal ini menyempitkan pembuluh darah di lapisan hidung dan tenggorokan. Walhasil, kekebalan tubuh pun anjlok.

Virus penyebab penyakit influenza pun merasuk dengan mudah.

Karena kekebalan tubuh nan terjun bebas, penyakit menular lain pun masuk dengan mudah.

Air hujan mengandung asam karena membawa gas ataupun senyawa di udara. Konsentrasi asam lebih tinggi saat yang turun hujan gerimis—bukan hujan deras. Maka, bila terkena gerimis, seseorang dengan mudah terkena influenza.

4. Maka, bagaimana mengatasi hal-hal tersebut? Sejumlah hal bisa dilakukan.

Antara lain, usai tubuh terkena air hujan—di bagian kepala ataupun keseluruhan—sebisa mungkin kita mandi dengan air hangat. Dengan demikian, suhu tubuh ataupun kepala yang turun gara-gara air hujan, kembali normal.

Nah, bila situasi tidak memungkinkan untuk mandi hangat, upaya lain bisa dilakukan. Di antara itu, bila kepala basah oleh air hujan, bilaslah segera dan keringkan—tentu saja dengan air bersih dan handuk.

Tujuan hal ini agar senyawa-senyawa dari udara nan melekat di kepala, bisa rain raib.

Selanjutnya, konsumsilah makanan ataupun minuman panas. Tentu saja busana nan basah mesti diganti selekas mungkin.

(Dari Berbagai Sumber)