VIVAlife – Musim panas adalah saat yang tepat untuk beraktivitas. Namun, terik sinar matahari sepanjang hari juga membuat tubuh berkeringat. Semakin banyak mengeluarkan cairan, tubuh akan mudah lemas dan terserang dehidrasi. Tak heran, jika banyak orang yang lebih memilih makanan yang mengandung banyak air dan menyegarkan.

Melansir dari Shine, ada enam jenis santapan yang pas dinikmati saat musim panas. Tak hanya menambah selera tetapi sajian ini juga membuat Anda lebih bersemangat.


1. Semangka
Semangka adalah buah ampuh penangkal dehidrasi. “Kandungan air yang tinggi, akan membuat Anda tetap dingin dan terhindari dari dehidrasi,” kata pakar diet, Janesl Funk. Kadar air yang tinggi akan membuat Anda tetap merasa kenyang dan mampu menekan nafus makan. Seperti tomat, buah semangka juga mengandung lycopene yang dapat melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari.

2. Jeruk 

Buah jeruk manis kaya akan kalium dan nutrisi yang penting di musim panas seperti ini. “Ketika berkeringant, Anda kehilangan kalium yang dapat memberikan risiko kram otot,” kata seorang penulis Diet Belly Fat for Dummies, Erin Palinski. Tak hanya semangka, jeruk juga memiliki kandungan air sekitar 80 persen. Dengan mengkonsumsi jeruk, dapat menghalau dehidrasi selama berhari-hari.

 
3. Yogurt 

Sebenarnya, yogurt dikemas untuk dimakan pada musim panas. Protein yang terdapat dalam yogurt dapat menjaga Anda dari kelebihan kadar garam dan menjaga kadar kalori yang tinggi. Tak hanya itu, yogurt juga menambahkan dosisi probiotik yang dapat melancarkan pencernaan.

 
4. Teh hijau

“Teh hijau adalah cara sempurna untuk melengkapi asupan air ketika akan dikonsumsi pada udara yang super panas,” kata Palinski. Studi menunjukkan bahwa teh hijau dapat menangkal dehidrasi, membantu melawan kanker dan penyakit jantung, menurunkan kolesterol, dan baik untuk menjaga metabolisme tubuh.

5. Stoberi dan Bluberi

Buah-buahan ini dapat meningkatkan aliran darah ke kulit dan mampu mengurangi kepekaan terhadap cahaya, serta mampu meningkatkan struktur dan tekstur kulit. Buah manis dan kaya akan flavonoid (zat polifenol pada beberapa tumbuhan) ini dapat membantu menurunkan kognitif, dengan kata lain dapat menunda penuaan pada otak.

6. Salad dan makanan hijau

Karotenoid dalam makanan berwarna orens dan hijau tua dapat diubah tubuh menjadi vitamin A yang mampu melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari. Salad dan makanan hijau dapat menurunkan kepekaan terhadap cahaya UV dan memperbaiki kulit yang terkelupas dan kering, dan memperkuat pertahanan kulit.  Sumber karotenoid dapat diperoleh dari wortel, aprikot, melon, semangka, tomat, apel merah, salmon, susu, kuning telur, dan cabai rawit.