Sebuah penelitian di Wangshington, Amerika Serikat, manganalisis catatan 10.000 orang dan menyimpulkan bahwa 15 persen kesuksesan berkaitan dengan pelatihan teknis dan 85 persen selebihnya adalah masalah kepribadian dan sikap. Sikap mencerminkan bagaimana perasaan seseorang tentang sesuatu dan menghadapinya. Dua hal ini menjadi faktor penting dalam melihat kemampuan seseorang. Komponen sikap terdiri dari kepercayaan, ide dan konsep terhadap suatu obyek, kehidupan atau evaluasi emosional terhadap suatu obyek kerja, serta kecenderungan untuk bertindak. Sikap anda adalah kendaraan mencapai potensi diri sepenuhnya. Seseorang bisa memiliki ribuan sikap, tetapi dalam dunia kerja difokuskan pada beberapa jenis sikap yang berkaitan dengan pekerjaan. Sikap kerja berisi evaluasi positif atau negatif yang dimiliki seseorang tentang aspek-aspek lingkungan kerja. Sikap bukanlah pembawaan sejak lahir. Sikap dapat berubah melalui pengalaman sehingga memungkinkan Anda berkembang.

  • Tanggung jawab buat semua orang
    Tanggung jawab antara pekerjaan pria dan perempuan adalah sama. Semua tugas dan pekejaan dituntut untuk dilakukan dengan sebaik-baiknya.

Tidak takut bekerja keras
Sebagai pekerja, terutama pekerja baru tuntutan untuk berani bekerja keras adalah mutlak. Mereka harus siap diberi pekerjaan ekstra. Berinisiatiflah dalam bekerja agar menjadi pribadi yang selalu bermanfaat.

Selalu bersikap positif
Sikap positif diperlukan terutama jika menemukan masalah dalam pekerjaan. Jangan langsung pasrah melainkan berusaha mencari berbagai jalan untuk mencari solusi permasalahannya. Bisa jadi ini langkah untuk mencapai posisi yang lebih tinggi jadi selesaikan dengan hati yang jernih.

Bekerja sungguh-sungguh
Jika Anda membenci pekerjaan yang sekarang bukan berarti masalah untuk bolos kerja dan bermalas-malasan. Sikap yang buruk ini sangat tidak benar. Tetaplah berusaha berikan yang terbaik. Ini bisa jadi poin lebih ketika Anda mendapatkan kerja ditempat lain karena Anda meninggalkan perusahaan sebelumnya dengan record baik.

Jangan malu bertanya
Tanyalah kepada  atasan atau siapa pun juga jika tidak mengerti apa yang dimaksud. Gengsi untuk bertanya atau takut dianggap tidak mampu malah akan menyesatkan Anda.

Sumber: Koran Kompas